Showing posts with label Indikator. Show all posts
Showing posts with label Indikator. Show all posts

Tips Memilih dan Menentukan Indikator

Dalam trading forex, indikator merupakan instrumen analisa teknikal yang sering digunakan trader untuk membantu menganalisa ataupun menentukan kapan saat yang tepat untuk masuk market dan kapan saatnya harus keluar. Banyak anggapan bahwa sebagian besar trader profesional memilih untuk tidak menggunakan indikator, dengan pertimbangan bahwa indikator sering terlambat dalam memberikan tanda atau bahkan memberikan false signal (sinyal palsu) yang tentu saja tidak diharapkan. Dan menurut apa yang pernah saya alami, anggapan diatas memang benar. Tak jarang saya terlambat masuk pasar karena terlalu yakin dengan signal indikator, tapi untuk mendahului masuk market-pun rasanya ragu. Jadi apa boleh buat, mau tak mau tetap saja menunggu signal dari indikator.

indikator SMA5;10;20 dan MACD
Pada gambar diatas adalah indikator yang saat ini saya gunakan, yaitu trend indicators Simple Moving Average / SMA5;10;20 dan oscillators MACD karena kebetulan saya sedikit paham cara menggunakan indikator-indikator tersebut. Dulu, saya seringkali mengganti (maksudnya mencoba) menggunakan indikator lainnya, namun karena bingung cara membacanya maka akhirnya kembali lagi pada pilihan indikator diatas.

Dan menurut apa yang pernah saya baca dari beberapa artikel di internet ataupun situs-situs broker, penggunaan indikator yang berlebihan sangat tidak disarankan. Menurut mereka, ini hanya akan membuat trader kebingungan karena terlalu banyaknya signal yang diberikan.
Dari keterengan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa, menggunakan banyak indikator belum tentu dapat memberikan azas manfaat sesuai yang diinginkan, sementara menggunakan indikator yang sudah kita pahami akan jauh lebih menguntungkan. Indikator yang cocok untuk saya, belum tentu cocok dengan anda. Jadi ya terserah anda, :)

Teknik trading akurat dengan inikator PVSRA

Rule indikator PVSRA :
1.Ikuti arah EMA.
2. Tidak disarankan averaging posisi saat posisi berada di floating minus.
3. Trade setelah sesi London dan NY Open, jangan pernah trade saat sesi Asia
4. Jangan pernah Buy Low Sell High, selalu trade mengikuti garis EMA, buy di Lower High dan sell di Higher Low.
5. Analisa S/R, garis S/R sudah tersedia di dalam indikator.

Tampilannya seperti berikut :
PVSRA White
PVSRA Black

Secara umum indikator ini berfungsi untuk melihat open posisi para big trader. Seperti yang kita ketahui ketika big trader ini masuk ke pasar maka pergerakan harga akan besar, jadi kita masuk ke pasar mengikuti posisi dari para big trader tesebut.

Cara trading dengan teknik scalping akurat

Cara trading dengan teknik scalping akurat

Scalping adalah salah satu dari sekian banyak teknik yang sering digunakan trading forex. Scalping umumnya diterapkan untuk mengambil keuntungan antara 10 sampai 20 pips per order. Dan teknik tersebut sering digunakan oleh trader pemula sampai profesional.

Strategi scalping yang akan saya share kali ini menggunakan indikator MA. Meskipun banyak indikator dan strategi yang digunakan untuk teknik ini, namun dengan kali ini saya hanya share hanya menggunakan MA saja.

Cara menggunakan indikator parabolic sar

Cara menggunakan indikator parabolic sar

parabolic sar adalah indikator untuk membaca signal peralihan posisi harga / arah harga.


Parameternya adalah :
Step =0.02 dan maksimum = 0.2 

Signal entrynya adalah :
Buy ketika titik sar pertama kali muncul di bawah grafik. 
Sell ketika titik sar muncul diatas grafik
Cara menggunakan indikator MFI

Cara menggunakan indikator MFI

MFI ( Money flow index ) merupakan indikator yang memberikan signal entry / exit yang cukup akurat.

Parameternya adaah :

Gunakan period 5 untuk jangka panjang
Gunakan period 3 untuk jangka pendek


Signal entrynya adalah Buy ketika MFI bernilai 0 , serta sell ketika MFI bernilai 100
Cara menggunakan indikator Stochastic Oscilator

Cara menggunakan indikator Stochastic Oscilator

Stochastic Oscilator adalah salah satu indikator yang cukup akurat untuk membaca signal. Signal entrynya adalah ketika terjadi pemotongan garis pada area jenuh.

Sedangkan parameternya adalah :
K Period =9 , D Period = 3 , Slowing= 5 , Price Field =Close/Close , MA method=simple

Untuk mendapatkan hasilyang lebih akurat, gunakan indikator - indikator lainnya.